Desa Margodadi ternyata memiliki
banyak potensi. Salah satunya potensi pertanian seperti dimiliki umumnya desa
di Indonesia. Salah satu potensi itu dapat ditemukan di Padukuhan Kasuran.
Padukuhan yang terkenal dengan pantangan tidak menggunakan kasur saat tidur
itu, kini mulai dikenal sebagai tempat belajar bertani organik. Seperti
kegiatan yang terlaksana pada hari Sabtu, tanggal 4 Mei 2013 lalu. Sebanyak
kurang lebih 150 mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta
diterjunkan untuk mengenal dan belajar mengenai pertanian organik. Rombongan
mahasiswa tersebut dibagi dalam dua kloter, yaitu sebanyak 75 mahasiswa belajar
di pagi hari hingga siang, sisanya sebanyak 75 mahasiswa belajar dari siang
hingga sore hari.
Bagian dari pertanian organik yang
mereka pelajari diantaranya cara mengolah tanah dan memberikan mulsa, membuat
pupuk organik, serta membuat pestisida organik. Pengetahuan dan keterampilan
tersebut diberikan sebagai bekal mereka dalam melaksanakan pengabdian
masyarakat. Rombongan mahasiswa yang dipersiapkan untuk terjun dalam Program
Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada pertengahan tahun ini. Lokasi penerjunan
bermacam-macam, mulai dari bagian Indonesia paling timur hingga Indonesia
paling barat.
So, semangat teman-teman UKDW. Semoga sukses dan bermanfaat. Salam hangat dari kami. (rai).